Sudah Bukan Saatnya
Baru beberapa saat tadi, kira-kira menit yang lalu kerumunan sangat bergairah soal senja bagiku itu hal lama, pengulangan yang terjadi dalam dunia fana. Aku tak paham apa yang jadi teristimewa, tak sadarkah mereka? kupikir ini bisa menjadi senja terakhir, bagi kerumunan yang terus berkelana, berpikir dapat menjelajah, padahal hanya menyerah menyerah pada tubuh fana yang lelah. Bahwa menit ini juga, hari sudah menjadi malam, kerumunan menjadi buta saat malam hadir aku yang rabun saat senja tiba dapat melihat malam dengan jelasnya.