Reruntuhan Suci
Memandangi keruntuhan Menikmati kejatuhan Merasakan kehancuran Meraba ketidak mapanan Mendengar kebiadaban Mengecap kejijikan Mencium kebusukan Itu bukan sudut pandangku Oh yang Maha Suci... Persinggahanmu kuhancurkan Andaikan aku tak ada hak, tentu semua ini tak kulakukan Apalah aku pedulikan semua kebaikan, yang ada dipikiranku hanya kejahatan Tanganku ini sarana pertunjukan kebobrokan Mulutku menahan kegeraman Mataku penuh dengan kepalsuan Telingaku selalu mendengar hujatan Kulitku menyentuh keretakan Hidungku mencium kenafsuan Lidahku mengecap kepahitan .....dan selebihnya adalah ketidak mampuan merasakan sudah, sudah jadi... jadi reruntuhan .....dan aku tak bisa membangunnya kembali